TANPA PENA
Pembawa Jejak

Pembawa Jejak

0 Menit Baca
0 Suka
0 Bab

Sinopsis

Kebenaran adalah hantu yang paling gigih, tak pernah benar-benar mati, hanya menunggu saat yang tepat untuk membayangi mereka yang berani melupakannya. Dua puluh dua tahun setelah Mei 1998, Maya Sari, seorang kurator seni independen yang cerdas namun selalu dibayangi trauma masa lalu, memutuskan untuk kembali ke Jakarta dan membuka kembali luka lama. Ia tak pernah bisa melupakan Aldo Pramana, sahabat masa kecilnya yang hilang tanpa jejak di tengah kerusuhan Jakarta. Desakan batin dan kemunculan samar "Bayangan Aldo" – sosok anak kecil yang hanya bisa ia rasakan, mirip dengan masa kecil sahabatnya – mendorong Maya untuk memulai penyelidikan amatir yang nekad, menggali kembali kuburan rahasia dari rezim yang telah tumbang. Dalam pencariannya yang penuh obsesi, di tengah krisis pandemi Covid-19 tahun 2020 yang melumpuhkan Jakarta, takdir mempertemukannya dengan Arjuna Wijaya, seorang konsultan investigasi forensik yang kaku, pragmatis, namun memiliki keahlian deduktif tak tertandingi. Awalnya, Arjuna menolak keras keterlibatan Maya yang impulsif dan terlalu emosional, namun intuisi tajam dan koneksi personal Maya terhadap kasus ini perlahan mengikis tembok profesionalismenya. Kolaborasi canggung mereka berubah menjadi dinamika romantis yang tak terduga, di mana setiap petunjuk yang terkuak bukan hanya mendekatkan mereka pada kebenaran, tetapi juga menyembuhkan luka-luka pribadi yang telah lama membusuk. Namun, ketika benang merah konspirasi 1998 mulai terungkap, mereka menyadari bahwa kasus ini jauh lebih besar dan berbahaya daripada yang mereka bayangkan. Ada pihak-pihak berkuasa yang tak ingin rahasia lama terkuak, siap melakukan apa saja untuk melindungi kehormatan dan posisi mereka. Maya dan Arjuna harus berhadapan dengan ancaman fisik, intrik birokrasi, dan pilihan sulit: apakah mereka akan tetap setia pada cinta yang baru bersemi atau pada kebenaran yang pahit, bahkan jika itu berarti mengorbankan segalanya, termasuk kebahagiaan mereka sendiri. Akhir dari pencarian ini bukan hanya tentang menemukan keadilan bagi Aldo, melainkan juga tentang penebusan, penerimaan, dan menemukan kembali makna hidup di tengah puing-puing trauma masa lalu.

Menyiapkan draf pertama...

Memuat komentar...