TANPA PENA
E

Ekuilibrium Obsesi

0 Menit Baca
0 Suka
0 Bab

Sinopsis

Bagaimana jika cita-cita seorang mahasiswi cemerlang harus dikorbankan demi pernikahan paksa, dan kebebasan yang direnggut ternyata hanyalah awal dari terkuaknya takdir yang jauh lebih kuno dan supernatural? Andi Lira Susanti, calon psikolog berprestasi dengan masa depan cerah, tiba-tiba mendapati dirinya terikat dalam jerat pernikahan yang tidak ia kehendaki. Ayahnya, dengan motif yang penuh misteri, menjodohkannya dengan Andi Adrian Rasyid, pewaris tunggal perusahaan raksasa dan keturunan bangsawan Makassar yang memiliki aura karismatik namun posesif dan mencekik. Kehidupan Lira berubah drastis dari kampus yang dinamis menjadi sangkar emas yang penuh aturan tak terucap. Di bawah tekanan Adrian yang mencintai dengan intensitas melampaui batas dan menghukum setiap pelanggaran dengan tamparan atau jambakan, Lira berusaha mati-matian menyelesaikan pendidikannya secara sembunyi-sembunyi, nyaris dikeluarkan dari kampus karena ketidakhadirannya yang sering. Namun, ketika garis antara mimpi dan kenyataan mulai kabur, ia menemukan bahwa pernikahannya bukan sekadar paksaan duniawi, melainkan bagian dari sebuah ikatan reinkarnasi kuno yang mengikat jiwanya dengan Adrian dari masa lampau. Adrian, sang penguasa, ternyata adalah penjaga sebuah rahasia dimensi yang menganggap Lira sebagai kunci sekaligus miliknya, seseorang yang harus ia lindungi dan kuasai dari ancaman tak terlihat, bahkan jika itu berarti mengorbankan kebebasan Lira. Lira kini tidak hanya berjuang untuk kebebasan dan cita-citanya, tetapi juga untuk memahami identitasnya yang terfragmentasi, menghadapi trauma masa lalu yang bukan miliknya sendiri, dan menyeimbangkan rasa aman yang ditawarkan Adrian dengan daya tarik supernatural yang berbahaya. Dengan bantuan seorang dosen arkeologi yang secara misterius terhubung dengan takdirnya, Lira harus mengungkap kebenaran di balik reinkarnasi dan konflik antar-dimensi, di mana cinta Adrian bisa menjadi kekuatan penebus sekaligus pemicu kehancuran. Dapatkah ia menemukan kekuatan dalam ikatan transcendental ini untuk menerima takdirnya dan meredefinisi 'cinta' dalam bayangan obsesi yang tak lekang oleh waktu, mencapai ekuilibrium di tengah gejolak takdir yang tak terhindarkan?

Menyiapkan draf pertama...

Memuat komentar...